Keenam International » Export Guide » Logistics Knowledge » Panduan Ekspor Kemasan Fleksibel

Panduan Ekspor Kemasan Fleksibel

Panduan Ekspor Kemasan Fleksibel

Panduan Ekspor Kemasan Fleksibel: Dokumen, Packing, dan Pengiriman

Produk kemasan fleksibel terlihat sederhana ketika sudah menjadi pouch, sachet, atau gulungan film. Namun, proses pengirimannya ke luar negeri membutuhkan perhatian terhadap karakteristik material dan persyaratan logistik.

Dalam satu transaksi ekspor, perusahaan perlu memastikan bahwa produk yang tercantum pada dokumen benar-benar sesuai dengan barang fisik. Selain itu, metode packing dan pemilihan moda transportasi dapat memengaruhi biaya serta risiko kerusakan barang.

Bagi perusahaan yang sedang mencari jasa ekspor kemasan fleksibel, memahami prosedur dasar ini akan membantu proses diskusi dengan freight forwarder menjadi lebih efektif.

Berikut panduan praktis yang dapat digunakan oleh tim ekspor, purchasing, gudang, dan logistik.

1. Kenali Jenis Kemasan yang Akan Diekspor

Istilah flexible packaging mencakup berbagai material dan produk jadi.

Contohnya:

  • BOPP Film
  • PET Film
  • CPP Film
  • PE Film
  • Printed Packaging Film
  • Laminated Packaging
  • Standing Pouch
  • Sachet Packaging
  • Flexible Packaging Roll Stock

Setiap jenis dapat memiliki karakteristik yang berbeda.

Misalnya, jumbo roll membutuhkan pengamanan khusus untuk mencegah pergeseran selama transportasi. Sebaliknya, kemasan pouch yang dikemas dalam karton perlu mempertimbangkan kekuatan tumpukan, tekanan, dan kelembapan.

Sebelum meminta penawaran freight, identifikasi nama material, bentuk produk, spesifikasi, dan kondisi packing.

2. Periksa HS Code Berdasarkan Produk Sebenarnya

Salah satu kesalahan yang sering perlu diwaspadai dalam proses ekspor adalah menggunakan klasifikasi barang hanya berdasarkan nama dagangnya.

Plastik film dalam bentuk roll, film laminasi, dan produk kemasan jadi dapat memiliki klasifikasi berbeda.

Penentuan HS Code harus mempertimbangkan komposisi material, struktur produk, proses pembuatan, dan fungsi barang sesuai ketentuan klasifikasi yang berlaku.

Untuk mencari referensi klasifikasi dan persyaratan ekspor Indonesia, gunakan:

Jangan menetapkan satu HS Code sebagai kode yang berlaku untuk semua jenis kemasan fleksibel tanpa pemeriksaan lebih lanjut.

3. Siapkan Dokumen Sebelum Barang Dikirim

Dokumen yang umum diperlukan mencakup:

Commercial Invoice

Memuat informasi penjual, pembeli, produk, kuantitas, nilai barang, dan transaksi perdagangan.

Packing List

Menjelaskan jumlah kemasan, berat, dimensi, serta identifikasi barang.

Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB)

Pemberitahuan pabean yang diajukan sesuai ketentuan ekspor Indonesia.

Bill of Lading atau Air Waybill

Dokumen pengangkutan untuk pengiriman laut atau udara.

Dokumen tambahan sesuai kebutuhan

Certificate of Origin, Certificate of Analysis, atau Safety Data Sheet dapat diperlukan berdasarkan jenis barang, ketentuan negara tujuan, dan permintaan pihak terkait.

Tidak semua dokumen tambahan tersebut otomatis wajib untuk setiap pengiriman.

Pastikan nama barang, jumlah, berat, penerima, dan data transaksi konsisten di seluruh dokumen.

4. Perhatikan Standar Packing Jumbo Roll

Jumbo roll merupakan salah satu bentuk kargo yang sering membutuhkan perencanaan khusus.

Beberapa aspek yang perlu diperiksa:

Kekuatan Pallet

Pallet harus sesuai dengan berat dan dimensi barang serta mampu mendukung metode penanganan selama pengiriman.

Perlindungan Sisi Roll

Tepi roll perlu dilindungi dari benturan dan tekanan karena deformasi dapat mengganggu pemrosesan selanjutnya.

Wrapping dan Perlindungan Permukaan

Material pembungkus harus cukup untuk melindungi kargo dari kotoran, debu, dan paparan yang tidak diinginkan.

Pengamanan Muatan

Gunakan metode pengikatan, penyangga, atau blocking yang sesuai untuk mencegah kargo bergerak selama perjalanan.

Kondisi Kontainer

Periksa kebersihan, kondisi lantai, tanda kebocoran, serta potensi kelembapan sebelum proses stuffing.

Penggunaan bahan pengendali kelembapan perlu disesuaikan dengan kebutuhan material dan metode packing.

5. Memilih FCL atau LCL

Freight forwarder biasanya akan membantu mempertimbangkan moda dan metode pengiriman berdasarkan detail kargo.

PertimbanganFCLLCL
Penggunaan kontainerDedicated untuk satu pengirimDigabung dengan muatan lain
VolumeCocok untuk muatan besarCocok untuk muatan lebih kecil
HandlingUmumnya lebih sedikit titik konsolidasiDapat melibatkan proses konsolidasi tambahan
Penilaian biayaBerdasarkan penggunaan kontainer dan biaya terkaitBerdasarkan volume/berat serta biaya layanan terkait

FCL tidak selalu menjadi pilihan termurah, begitu juga LCL tidak selalu menjadi pilihan terbaik untuk semua kargo kecil.

Bandingkan total biaya, waktu transit, karakteristik produk, dan risiko handling.

6. Lima Kesalahan yang Perlu Dihindari

Kesalahan pertama: spesifikasi barang tidak lengkap.

Tanpa ukuran dan berat yang akurat, estimasi biaya pengiriman dapat berubah.

Kesalahan kedua: dokumen tidak konsisten.

Perbedaan informasi antara invoice, packing list, dan data pengiriman dapat menimbulkan kebutuhan klarifikasi.

Kesalahan ketiga: packing hanya dirancang untuk penyimpanan gudang.

Packing yang memadai untuk gudang belum tentu cocok untuk perpindahan antarmoda dan pengiriman internasional.

Kesalahan keempat: tidak memperhatikan shipping cut-off.

Keterlambatan penyiapan barang atau dokumen dapat mengakibatkan perubahan jadwal.

Kesalahan kelima: tidak menyepakati tanggung jawab pengiriman.

Pembeli, penjual, dan pihak logistik harus memahami siapa yang bertanggung jawab atas biaya, pengaturan transportasi, serta formalitas ekspor dan impor.

7. Checklist Sebelum Ekspor

Gunakan checklist berikut ketika menyiapkan pengiriman:

  • Nama dan jenis produk telah dikonfirmasi.
  • Komposisi material dan spesifikasi tersedia.
  • HS Code dan ketentuan ekspor telah diperiksa.
  • Commercial Invoice dan Packing List telah disiapkan.
  • Dokumen tambahan yang relevan telah diidentifikasi.
  • Berat dan dimensi barang sudah final.
  • Metode packing dan pengamanan kargo sudah disepakati.
  • Tujuan dan moda pengiriman sudah dikonfirmasi.
  • Incoterms dan pembagian tanggung jawab sudah jelas.
  • Jadwal pengambilan serta cut-off pengiriman telah diperiksa.

Checklist ini membantu mencegah masalah yang sebenarnya dapat diketahui sebelum barang meninggalkan pabrik.

8. Kapan Sebaiknya Menggunakan Freight Forwarder?

Freight forwarder dapat membantu ketika perusahaan membutuhkan koordinasi pengiriman internasional yang melibatkan beberapa pihak, dokumen, dan tahapan transportasi.

Jasa ekspor kemasan fleksibel relevan bagi perusahaan yang perlu mengatur sea freight, air freight, pengiriman FCL/LCL, atau dukungan prosedur ekspor.

Untuk kebutuhan logistik kemasan industri, salah satu penyedia yang dapat dihubungi adalah Keenam International, perusahaan freight forwarding berbasis di Jakarta sejak 1993 yang menyediakan layanan ekspor-impor dan pengiriman kargo industri.

FAQ Ekspor Kemasan Fleksibel

Apakah kemasan fleksibel bisa dikirim melalui sea freight?

Bisa, dengan mempertimbangkan spesifikasi material, metode packing, dan persyaratan carrier.

Apakah setiap produk flexible packaging memiliki HS Code yang sama?

Tidak. Klasifikasi harus ditentukan berdasarkan karakteristik produk dan ketentuan klasifikasi yang berlaku.

Apakah semua ekspor kemasan memerlukan SDS?

Tidak. Persyaratan SDS bergantung pada karakteristik barang, regulasi, dan kebutuhan pengangkutan.

Informasi apa yang dibutuhkan untuk quotation?

Nama barang, komposisi, berat, dimensi, jumlah kemasan, lokasi pengambilan, negara tujuan, dan jadwal pengiriman.

Kesimpulan

Ekspor kemasan fleksibel membutuhkan koordinasi antara tim produksi, gudang, ekspor, pembeli, dan penyedia logistik.

Langkah terpenting adalah menyiapkan informasi produk yang benar, menentukan klasifikasi barang dengan tepat, menggunakan metode packing yang sesuai, serta merencanakan dokumen dan jadwal sebelum pengiriman.

Bagi perusahaan yang membutuhkan jasa freight forwarding untuk produk packaging dari Indonesia, konsultasi sejak tahap persiapan dapat membantu mengidentifikasi kebutuhan pengiriman lebih awal.

Informasi Kontak Keenam International

Alamat:

Rukan Lokasari Plaza Blok A No 11
Jalan Mangga Besar Raya No. 81
Jakarta Barat 11170
Indonesia

📍 View on Google Maps

Contact Numbers:

Online Presence:

Artikel edukasi Forwarder Forum. Persyaratan ekspor harus dikonfirmasi berdasarkan jenis barang dan ketentuan yang berlaku pada saat pengiriman.

Panduan Ekspor Kemasan Fleksibel
Panduan Ekspor Kemasan Fleksibel